Pernyataan:
Sehat Indonesia berusaha menyaring dan hanya menyajikan informasi yang bermutu, namun setiap pandangan atau pendapat yang disajikan dalam portal ini adalah tanggung jawab masing-masing penulis.

Informasi di portal ini tidak bertujuan untuk menjadi pengganti diagnosis medis komprehensif. Semua konten, termasuk teks, grafik, gambar dan informasi, yang terdapat pada atau tersedia melalui portal sehat indonesia adalah sebagai informasi umum dan analisa pembanding. Semua informasi dapat berubah tanpa pemberitahuan.

Sehat indonesia tidak bertanggung jawab atas isi saran/diagnosa/terapi/kursus/jasa maupun informasi lainnya yang diperoleh dari praktisi kesehatan, produk maupun situs afiliasi (link) melalui portal ini.

Menghilangkan Rasa Takut dengan Bermeditasi


Banjir besar diprediksikan akan melanda Jakarta lagi bersamaan dengan pasangnya air laut. Banyak orang, terutama yang tinggal didaerah rawan banjir, mulai was-was dan khawatir. Kecuali mengambil langkah pencegahan, apa yang dapat kita lakukan sehingga dapat menghadapi ancamanbanjir dengan lebih baik? Bagaimana kita dapat menghadapi ancaman banjir, atau kekhawatiran lain, dengan lebih tenang?

Ketakutan adalah suatu rasa yang diciptakan oleh pikiran,yang biasanya disebabkan oleh pengalaman negatif pada masa lalu. Ketakutan juga dapat disebabkan karena pengalaman dari orang lain. Banyak orang memiliki ketakutan yang berbeda. Ketakutan diciptakan, diperkuat dengan diulang-ulang berkelanjutan dalam pikiran kita.

Kecuali takut ketinggian, yang mungkin merupakan respon bawaan “sejak lahir”, (karena juga terdapat pada beberapa anak yang masih sangat kecil) semua ketakutan diciptakan dalam pikiran kita. Kita mengalami sebuah peristiwa negatif, lalu kita memperkuatnya dengan terus memikirkan dan menganalisia dampak negatifnya. Semakin dipikirkan kita semakin khawatir dan menjadi gelisah.

Mediasi bisa bermanfaat dalam membantu hilangkan rasa takut,karena dalam meditasi kita dapat menenangkan pikiran, menjadikannya lebih rileks dan bahkan diam.

Caranya mudah:

Anda duduk dengan nyaman, entah dikursi atau bersila, dengan punggung tegap namun tidak tegang dan tidak senderan. Anda dapat menutup mata,s etengah menutup atau membuka mata dan focus pada suatu titik tertentu, lalu ikutidan perhatikan napas Anda. Tarik napas dalam beberapa kali, lalu bernapas lahdengan natural sambil memperhatikan napas yang masuk dan keluar: perhatikanudara yang masuk lebih dingin dari udara yang dikeluarkan, atau getaran kecilbulu-bulu dalam rongga hidung.

Secara perlahan-lahan napas masuk dan keluar akan semakin lembut dan panjang. Anda dapat memikirkan satu kata, misalnya “SAYA” sewaktu menarik nafas ,dan kata "DAMAI" saat Anda napas keluar. Anda menulangi kata-kata ini dalam pikiran Anda saat Anda bernapas.

Ketika Anda sudah merasa lebih santai setelah beberapa saat,Anda dapat fokuskan pikiran pada apa yang ditakuti. Misalnya Anda takut banjir lagi, maka focus dan berpikirlah tentang banjir yang diprediksi akan terjadi.Anda akan merasakan tubuh jadi tegang dan Andapun jadi cemas. Tetap berdiam dalam meditasi dan terus bernapas perlahan sambil memperhatikan bathin. Hadapi rasa takut yang timbul. Ketika Anda merasakan kecemasan sudah mulai mendesak, alihkan pikiran dan mulai fokus pada pernapasan dan kata “SAYA” dan “DAMAI” lagi. Ketika tubuh sudah jadi rileks, Anda dapat mengalihkan pikirkan ke banjir lagi.

Bayangkan diri Anda berada  di ruangan yang sama dengan sumber ketakutan dan menghadapinya. Saat Anda merasakan kecemasan mengambil alih lagi, kembali ke “SAYADAMAI” dan pernafasan. Lakukan berulang kali.

Setelah beberapa kali berlatih dengan meditasi, Anda akan merasa lega dari stres yang disebabkan oleh rasa takut itu. Beberapa ketakutan memakan waktu lebih lama dari yang lain, jangan berkecil hati karena semua proses butuh waktu.

Luangkan waktu untuk secara teratur bermeditasi dan mulaifokus pada hal-hal lain yang membuat Anda khawatir dan takut. Ingat untuk selalu kembali ke pernapasan ketika kecemasan terasa mencuat , pada akhirnya Anda akan dapat melepaskan diri dari ketakutan. (L)